Selasa, 26 November 2013

Aku dan Harry Potter

i just wanna say, how much i freak about the harry potter. And i proud to be a part of this worldwide phenomenon!! 

1) Aku ingat kali pertama aku melihat buku Harry Potter. Saat itu aku masih berumur sepuluh tahun, ketika kakakku pulang dari sekolahnya dan memamerkan novel itu. Aku ingat kata-katanya. “Ini novel keren. Bercerita tentang anak yatim piatu yang baru tahu kalau ia penyihir di umur 9 tahun”. Tapi aku terlalu kanak-kanak untuk membaca novel setebal lebih dari 300 halaman tanpa gambar Jadi aku hanya membacanya secara selintas. Itu terjadi ketika aku tahun 2000. 

2) Di Tahun 2001. Pertama kalinya aku menonton filmnya justru lewat VCD bajakan. Aku menontonnya di rumah sepupuku saat libur Lebaran. Aku menyukainya dan menontonnya setiap malam selama hampir seminggu. Dan ketika aku pulang ke rumahku, kakakku yang baru saja keluar dari rumah sakit mengajakku menontonnya di bioskop, karena saat itu memang sedang tayang. 
3) Daniel Radcliffe menjadi actor pria yang sangat aku suka saat itu. Dia sangat imut dan dikenal sebagai actor terkaya saat itu. Dan aku mengoleksi foto-fotonya yang dicetak dengan kertas foto. Saat itu di SDku sangat populer, foto artis yang dicetak seperti foto. Dan kebiasaan itu berlanjut hingga film kedua. Rambut Daniel sangat keren saat itu. 
4) VCD original pertamaku adalah film ketiga. Dan aku punya posternya official (hadiah sebenarnya) dari sanalah aku mulai mengoleksi vcd original dan poster film. Langsung aku pajang di dinding kamarku. Dan aku resmi menjadi fans nomor satu.
5)Ketika aku di SMP aku mengoleksi banyak sekali  siket (zaman dulu memang masih menggunakan disket kan? lengkap dengan stiker catatan di depannya). isinya sangat banyak gambar-gambar tentang Harry Potter. Aku menyimpannya dari google. Aku bahkan membuat glossarium sendiri. 
6) Kita harus menunggu satu tahun untuk film keempat (Goblet of Fire) dan ketika aku melihat trailernya pertama kali di salah satu acara televise yang bertemakan film aku sangat bersemangat dan melompat tanpa henti. 
7) Aku menonton tiga kali untuk film keempat.
8) Film kelima mungkin menjadi film yang paling tidak akku suka. Karena untuk pertama kalinya aku melihat Daniel berciuman dan Cho Chang bukan gadis yangterlalu baik. Maklum lah aku saat itu ababil. 
9) Aku membeli kaos original dari Warner Bros. Kaos yang dipakai oleh Harry saat Final Triwizard di filmnya. Hanya tanpa nama Potter dan angka 7 di belakangnya.
10) Aku beli buku ke enam dalam edisi pertama. Aku sedang berjalan di mall dengan ibuku lalu aku melihat banner Pre order aku meminta untuk registrasi dan ibuku setuju saja.Dua bulan kemudian aku mendapatkannya.
11) Siapa yang tidak panic ketika ada wacana bahwa pemerintah Indonesia tidak akan memasukkan film Hollywood? Setalah 10 tahun aku tidak akan menonton film terakhir HP (ke-7 part 2). Padahal versinya 3D? 
12) Aku sangat menyukai final chapter HP ke-7 part 2. Aku menontonnya 4 kali di bioskop dan aku menangis di semua akhirnya. 
13) Aku mengumpulkan koleksi merchandise HP. Sepeti tongkat Harry dan Draco, Scraf, poster, majalah-majalah, replica firebolt, dan buku tambahan dari JK Rowling seperti Quidditch Through the Ages, Fantastic Beast and Where You can find them, dan The Beedle of Bald. Bahkan biografi Jk Rowling.

Minggu, 03 November 2013

movie and i

Sucker Punch

such a honour to make this movie as a first post in my new blog.
Yup, film yang tidak terlalu booming ini menyimpan arti sendiri buat gue. kenapa? karena dari film fantasy fiction ini gue sadar orang semacam apa gue. sebelum gue bahas mungkin lebih baik gue sampaikan dulu sinopsis dari film yang diperankan oleh Emily Browning.
Akibat dari perbuatan ayah tirinya, Baby Doll (Browning) dituduh telah membunuh adiknya sendiri. Ia pun dibawa ke dalam rumah sakit jiwa. Di sana ia bertemu dengan empat gadis lainnya. Mereka dididik untuk menjadi seorang performer oleh seorang ahli psikolog. Keempat temannya yang lebih dulu tinggal di sana sudha jauh lebih bisa menerima keadaan. Namun Baby Doll tidak. Ia ingin pergi karena ia tahu ia tidak bersalah dan gila. Ia merencanakan berbagai cara untuk melarikan diri. Dan untuk mempertahankan dirinya dan memberikan kekuatan ia pun mempunyai cara menghadapi musuh dengan berimajinasi bahwa ia tengah berada di berbagai peperangan. Akhirnya keempat temannya mau membantu. Meskipun satu per satu temannya tewas dalam usaha melarikan diri. Di akhir hanya Baby Doll dan Sweat Pea yang tersisa. Hingga akhirnya Baby Doll sadar bahwa cara terakhir agar salah satu mereka bisa lolos adalah dengan membiarkan Baby Doll terperangkap di dalamnya. Baby Doll digambarkan dapat bertahan hidup setelahnya karena ia bisa menjaga pikiran dan imajinasi dari keadaan di sekitarnya, bahkan ia dapat membuat si penjaga yang jahat terlihat gila.

Intinya bukan bagaimana bisa melarikan diri dari rumah sakit jiwa. Gue sangat kagum sama ceritanya karena menjelaskan kekuatan imajinasi. Ya. Akhirnya gue sadar bahwa imajinasi merupakan cara terakhir manusia untuk bertahan hidup dari ya, terutama masalah pikiran. Dan di sini lah gue sekarang. Ternyata selama ini gue juga melakukan itu. Ketika banyak pikiran, berimajinasi jadi cara menyenangkan untuk bertahan agar tetap waras. Meski tidak menyelesaikan masalah sacara total. Tapi tidak membuat gue jadi gila. Itulah kenapa gue percaya dengan fairy tale. itu lah kenapa gue selalu bilang “own world” cause I create my own world. So on this blog, I posted all the words I have from my own world. Gak semuanya tentang imajinasi gue, tapi semuanya berasal dari otak gue dan mata gue. Jadi ya, you have to choose to accept it or not, I’m not forcing. like I said, you have to believe something…

hello

world is weird.
my life is weird.
I am weird.

and I don’t try to be normal.


hello world !!!
-DMN 
(i love my initial btw, DMN for dwi Murti Nastiti, but it's sound like DAMN!)